Peduli Gizi
Petugas Rumah Sakit Lupa Beri Makan, si Nenek pun Meninggal
- Details
- Aziz Jati Nur Ananda, S.Gz,
Buckinghamshire, Inggris, Seorang nenek masuk rumah sakit karena menderita multiple sclerosis (MS). Ia harus makan melalui tabung makanan karena selalu tersedak bila makan lewat mulut. Tragisnya, ia meninggal di rumah sakit gara-gara petugas lupa memberinya makan selama 4 hari.Ketua Yayasan Imbau Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah
- Details
- Aziz Jati Nur Ananda, S.Gz,
131 Bayi di Karawang Mengidap Gizi Buruk
- Details
- Aziz Jati Nur Ananda, S.Gz,
Sediktinya ada sekitar 131 anak di bawah lima tahun (balita) mengidap gizi buruk tersebar di seluruh Kabupaten Karawang. Hampir seluruh balita yang menderita gizi buruk merupakan kalangan masyarakat tidak mampu. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Yuskan Yasin, Rabu (7/9).
Bahkan di kecatan Tirtajaya, dalam satu tahun terakhir sudah ada balita yang meninggal akibat gizi buruk. "Balita yang mengidap gizi buruk tersebut lahir dari kalangan keluarga miskin, sehingga menjadikan kurangnnya asupan gizi yang layak dan mencukupi," katanya.
Permasalahan lain juga, kata Yuskan, adalah adanya ketidakpahamanan masyarakat terkait dengan seperti apa memberikan asupan gizi yang baik bagi anak bayi. "Sehingga banyak orang tua yang mengabaikan asupan gizi yang baik bagi anak mereka,” ujarnya.
Imas, Bocah Penderita Gizi Buruk di Karawang Akhirnya Meninggal
- Details
- Aziz Jati Nur Ananda, S.Gz,
Anak berusia tujuh tahun penderita gizi buruk di Kabupaten Karawang, Jawa Barat Imas Nuraeni, akhirnya meninggal dunia. Dia dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karangmulang, Dawuan, Rabu, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah setempat.
Pemakaman warga Kampung Pejaten, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek tersebut diwarnai suasana haru. Sebab pihak keluarga baru membawa Imas pada empat hari terakhir ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, untuk mendapat pertolongan atau perawatan lebih lanjut.
Imas yang merupakan anak keempat dari pasangan Abdullah dan Ani Rohani meninggal dunia pada Selasa (6/9) malam dan dimakamkan pada Rabu pagi oleh pihak keluarga di Taman Pemakaman Umum Karangmulang. Abdullah, orang tua Imas, Rabu, mengaku baru mengetahui anaknya menderita gizi buruk setelah dibawa ke Puskesmas.
Saat itu, pihak Puskesmas menyimpulkan kalau anaknya itu menderita gizi buruk. Karena itu, baru empat hari terakhir, pihak keluarga membawa Imas ke RSUD Karawang agar bisa terselamatkan. “Saya baru tahu anak saya menderita gizi buruk setelah dibawa ke Puskesmas setempat. Jadi Imas terlambat mendapat perawatan saat dibawa RSUD Karawang yang pada akhirnya meninggal dunia pada Selasa (6/9) malam,” kata dia, di Karawang.
Sejarah Gizi di Indonesia
- Details
- Aziz Jati Nur Ananda, S.Gz,
Kata gizi yang digunakan di Indoensia saat ini merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Arab, gizzah, yang berarti makanan sehat. Hingga saat ini, masalah nutrisi atau gizi masih menjadi agenda besar di Indonesia.
Pentingnya gizi dalam kehidupan bangsa Indonesia sejatinya sudah dirintis sejak lama oleh Prof. Poerwo Soedarmo. Sejak awal kemerdekaan, Profesor Poerwo yang kemudian dijuluki sebagai bapak gizi Indonesia telah melihat pentingnya gizi dalam sebuah kehidupan berbangsa.
Hingga lahirlah slogan “empat sehat lima sempurna”. Kemudian oleh J Leimena, Menteri Kesehatan RI saat itu, Prof Poerwo diminta untuk mengepalai Lembaga Makanan Rakyat (LMR). LMR yang lebih dikenal dengan nama INstitut Voor Volksvoeding (IVV) pada saat itu merupakan bagian dari lembaga penelitian kesehatan, yakni lembaga Eijkman. Pada awal pendirian lembaga tersebut, kondisi masyarakat Indonesia masih memprihatinkan.









